Kabarito.id – Lonjakan kunjungan pelancong dari berbagai wilayah luar daerah melanda Kota Padang, Sumatra Barat, sepanjang momen libur panjang (long weekend) yang berlangsung sejak Kamis, 28 Mei 2026, hingga Senin, 1 Juni 2026. Sebagai salah satu kota unggulan di sektor pariwisata, wilayah ini kembali membuktikan daya tariknya dengan kedatangan gelombang wisatawan yang sangat signifikan.
Sejauh ini, sektor bahari masih memegang peranan utama sebagai magnet bagi para pengunjung. Berbagai objek wisata pantai populer terpantau menjadi destinasi favorit yang paling padat diserbu oleh masyarakat, di antaranya adalah Pantai Padang, Pantai Air Manis, hingga Pantai Pasir Jambak.
Merespons tingginya antusiasme tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang bergerak taktis. Langkah cepat segera diambil oleh otoritas penegak peraturan daerah ini guna menjamin seluruh aktivitas rekreasi di lapangan berjalan secara kondusif, aman, sekaligus nyaman bagi setiap pelancong yang datang.
Pemetaan Titik Rawan dan Pengamanan Ketat
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, memaparkan bahwa jajarannya telah melakukan analisis mendalam dengan memetakan titik-titik rawan keramaian, khususnya di sepanjang garis pantai yang krusial. Upaya preventif ini sengaja digulirkan sebagai langkah konkret untuk mencegah terjadinya gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama masa libur panjang berlangsung.
Chandra menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di area publik agar tidak ada pihak yang merasa terganggu selama menghabiskan waktu liburan di ibu kota Sumatra Barat ini.
“Memastikan kenyamanan wisatawan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang menyiagakan satgas yang bersiap (standby) di lokasi pantai sebanyak 50 orang,” ujar Chandra, Minggu (31/5/2026).
Patroli Berkala Penegakan Perda
Tidak hanya mengandalkan puluhan personel satgas khusus yang bersiaga penuh di area pasir pantai, Satpol PP Kota Padang juga mengonfirmasi adanya penerjunan tim pendukung tambahan. Kehadiran tim ekstra ini difungsikan untuk memperkuat sistem pengawasan menyeluruh di kawasan wisata.
Nantinya, para petugas tersebut diinstruksikan untuk menyisir wilayah pariwisata melalui skema patroli secara berkala. Langkah ini ditempuh demi menekan sekaligus meminimalkan potensi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda), sehingga marwah Kota Padang sebagai kota unggulan wisata yang ramah kekeluargaan tetap terjaga dengan baik. (*)













