Kabarito.id – Saat sebagian besar warga Kota Padang terlelap, 69 personel Polresta Padang justru baru memulai tugas. Mulai Sabtu (7/11/2026) pukul 23.00 WIB hingga Minggu (8/11/2026) pukul 04.30 WIB, mereka menyisir titik-titik rawan dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dikombinasikan dengan penerjunan Tim Khusus (Timsus) Bravo.
Hasilnya, 19 unit sepeda motor diamankan. Dua di antaranya, Beat Hitam danTraxcer Putih, tidak bisa diverifikasi pemiliknya karena pengendaranya lebih dulu kabur saat petugas melakukan penertiban.
Sebagian besar kendaraan terjaring karena terindikasi terkait balap liar dan dokumen yang tidak lengkap. Pelanggar didominasi remaja dan pemuda, termasuk pelajar dan mahasiswa, yang datang dari Padang, Lubuk Alung, hingga Pasaman Barat. Artinya, arena balap liar di ibu kota provinsi ini menarik anak muda dari luar kota.
Patroli mobile menyasar sejumlah titik, mulai dari Jalan Khatib Sulaiman (depan Pizza Hut dan RS Hermina), Simpang Lubeg, hingga Simpang Ketaping. Sebelum diterjunkan, personel mengikuti apel kesiapsiagaan di Mako Polresta Padang yang dipimpin langsung Kapolresta Padang, Kombes Pol. Apri Wibowo, S.I.K., M.H.
Kapolresta meminta anggotanya hadir secara aktif namun tetap humanis. “Laksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, profesional, disiplin, serta sesuai SOP,” tegasnya. Ia juga memerintahkan pembagian wilayah dan plotting yang jelas agar semua lokasi rawan terjangkau, dengan kendaraan dinas wajib menyalakan rotator.
Sasaran patroli bukan hanya balap liar, tetapi juga penggunaan knalpot brong dan tawuran antar-remaja, tiga persoalan jalanan yang kerap meresahkan warga di malam hari.
Kabidhumas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyebut patroli skala besar ini sebagai wujud kehadiran negara dalam memberi rasa aman. Ia sekaligus mengingatkan orang tua. “Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya di luar rumah, terutama pada malam hari,” ujarnya.
Operasi cipta kondisi tersebut berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Hingga Minggu dini hari, situasi Kamtibmas Kota Padang dilaporkan aman dan terkendali. Polresta Padang dan Polda Sumbar memastikan patroli serupa akan terus digencarkan. (*)













