HeadlineNews

Benarkah Nasaruddin Umar Mundur dari Menteri Agama? Kemenag Beri Klarifikasi

×

Benarkah Nasaruddin Umar Mundur dari Menteri Agama? Kemenag Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Dok: Kemenag)

Kabarito.id – Kementerian Agama (Kemenag) membantah keras klaim yang menyebutkan bahwa Nasaruddin Umar telah melepaskan jabatannya sebagai Menteri Agama. Pihak kementerian memastikan narasi yang memicu spekulasi publik tersebut sepenuhnya tidak berbasis data.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa desas-desus mengenai pengunduran diri pimpinan instansinya itu merupakan bentuk disinformasi.

“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” ujar Thobib dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Isu ini mengemuka setelah sebuah portal berita online menayangkan artikel yang mengklaim sang Menteri Agama telah melayangkan pengunduran diri. Dalam laporan spekulatif tersebut, jurnalis mengutip pernyataan dari pihak yang diklaim sebagai figur internal pemerintah, namun identitasnya tidak diungkapkan secara transparan.

Baca  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sumbar 24 Juni 2026, 16 Wilayah Waspada Hujan Lebat

Selain itu, pemberitaan palsu tersebut juga menuliskan narasi bahwa surat pengunduran diri resmi telah disampaikan kepada pihak Istana Presiden, bahkan mengeklaim bahwa berkas penetapan tersebut telah diterima serta disetujui oleh pihak Istana.

Thobib menegaskan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak pernah mengutarakan niat maupun pernyataan tertulis untuk meletakkan jabatannya. Ia menilai rujukan informasi yang dipakai dalam laporan media tersebut sangat kabur dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara jurnalistik.

“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip tidak jelas,” tegas Thobib saat memberikan klarifikasi.

Baca  Kemenag Akan Tertibkan Pesantren Ilegal untuk Cegah Penyimpangan dan Kekerasan

Kementerian Agama meminta masyarakat umum untuk tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi liar yang beredar tanpa verifikasi resmi. Pihaknya mengimbau publik untuk selalu menyaring informasi dari saluran berita tepercaya guna mencegah penyebaran desas-desus yang menyesatkan.

“Jadi kabar itu hoaks,” kata Thobib memungkasi peryataannya. (*)