Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau menerbitkan rincian informasi prakiraan cuaca Sumatera Barat untuk tanggal 27 Agustus 2026. Berdasarkan laporan prakiraan cuaca harian yang dirilis pada pukul 09.00 WIB, sejumlah area dilaporkan berpotensi mengalami guyuran hujan dengan intensitas bervariasi sepanjang hari, mulai dari tingkat ringan hingga lebat.
Kondisi cuaca pada pagi hari di kawasan Sumatera Barat umumnya didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan. Kendati demikian, guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdeteksi berpotensi melanda dua kawasan, yakni wilayah Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Dharmasraya.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan tetap bertahan pada kondisi cerah berawan hingga berawan. BMKG mencatat presipitasi berupa hujan ringan berpotensi merata di berbagai daerah, seperti Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Kota Solok, Sijunjung, serta Dharmasraya. Sementara itu, untuk wilayah Pesisir Selatan, potensi curah hujan terpantau meningkat hingga skala sedang hingga lebat.
Pada malam hari, cuaca diprediksi bertransisi menjadi dominan berawan. Hujan berintensitas ringan masih berpeluang turun membasahi beberapa titik, mencakup wilayah Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Memasuki waktu dini hari, kondisi udara diperkirakan stabil berawan secara menyeluruh.
Untuk parameter meteorologi harian, suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 17 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 65 hingga 98 persen. Pergerakan angin bertiup dari arah Tenggara menuju Barat Daya membawa kecepatan berkisar antara 4 hingga 15 kilometer per jam.
Menanggapi dinamika cuaca harian tersebut, BMKG Minangkabau secara resmi menyuarakan peringatan dini harian agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Pesisir Selatan, dan sekitarnya,” kata Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, dalam rilis resminya, Kamis (27/8/2026).
Masyarakat yang berada di titik rawan imbauan tersebut diharapkan dapat terus mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan memantau pembaruan informasi resmi melalui saluran komunikasi BMKG. (*)












