Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau merilis pemutakhiran data prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat yang berlaku pada Jumat (6/11/2026). Berdasarkan laporan resmi yang dikeluarkan pada pukul 09.00 WIB, masyarakat di berbagai kabupaten dan kota diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika atmosfer yang berpotensi memicu turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyampaikan bahwa kondisi cuaca secara umum pada pagi hari, kondisi cuaca masih didominasi oleh suasana cerah berawan hingga berawan. Kendati demikian, masyarakat diimbau agar tetap memantau perkembangan cuaca secara berkala mengingat potensi hujan dapat meningkat seiring bergesernya waktu menuju siang dan sore hari.
“Pagi hari kondisi umumnya cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga sore hari, cuaca berubah menjadi berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan,” ujar Raafi Darojat dalam keterangan resminya, Jumat (6/11/2026).
Memasuki waktu malam hari, potensi hujan ringan diprediksi masih akan berlanjut di sebagian besar wilayah Sumatera Barat. Namun, cakupan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengalami pergeseran ke beberapa kawasan lain.
Berdasarkan analisis prakirawan, potensi hujan sedang hingga lebat pada malam hari perlu diwaspadai oleh masyarakat yang berada di wilayah Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, hingga Dharmasraya. Sementara itu, kondisi cuaca pada waktu dini hari esoknya diprakirakan berawan, dengan potensi hujan ringan yang menyapa kawasan Kepulauan Mentawai.
Kondisi Suhu, Kelembaban, dan Angin
Selain potensi curah hujan, BMKG Minangkabau turut mencatat parameter meteorologi harian lainnya yang memengaruhi kondisi udara di wilayah Sumatera Barat pada tanggal 6 November 2026.
Suhu udara di wilayah ini tercatat berada pada kisaran 18 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara terpaksana cukup tinggi, yakni berada di rentang angka 65 hingga 98 persen. Adapun pergerakan angin dominan bertiup dari arah Timur menuju Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 22 kilometer per jam.
Peringatan Dini Harian
Menindaklanjuti dinamika cuaca tersebut, BMKG Minangkabau secara resmi mengeluarkan peringatan dini harian. Masyarakat secara luas diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Peringatan dini ini secara spesifik ditujukan untuk mengantisipasi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau angin kencang di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, serta daerah sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa memperbarui informasi resmi mengenai cuaca melalui saluran komunikasi terpercaya milik instansi terkait, termasuk memantau langsung situs web resmi BMKG di laman https://www.bmkg.go.id guna mendapatkan pemutakhiran data secara real-time. (*)












