Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di perairan Sumatera Barat. Peringatan ini berlaku selama empat hari, terhitung sejak 19 hingga 22 September 2026.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menjelaskan bahwa ketinggian gelombang di sejumlah wilayah perairan berpotensi mencapai kategori tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter. Kondisi tersebut disertai dengan cuaca berawan, hujan ringan, hingga hujan petir yang berpotensi terjadi di berbagai titik perairan.
“Masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku pelayaran, diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca maritim dan mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas di laut selama periode ini,” kata Sahat, Jumat (18/9/2026).
Kondisi Cuaca dan Gelombang 19-20 September 2026
Berdasarkan prakiraan yang berlaku mulai 19 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 20 September 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat diperkirakan berawan disertai hujan petir. Potensi petir diperkirakan terjadi di wilayah perairan Agam-Pasaman Barat, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur perairan Barat Pagai, Barat Siberut, dan Barat Sipora, serta hujan petir di perairan Padang-Padang Pariaman dan Pesisir Selatan.
Angin pada periode ini bertiup dari arah Tenggara ke Timur dengan kecepatan 4 hingga 16 knot. Adapun tinggi gelombang berada pada kisaran sedang hingga tinggi, yakni 1,3 hingga 3,1 meter.
“Gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sementara gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Timur Pagai,” ujar Sahat.
Kondisi Cuaca dan Gelombang 20-21 September 2026
Memasuki periode 20 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 21 September 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca di perairan Sumatera Barat diperkirakan berawan tebal disertai petir. Hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Timur Siberut. Potensi petir juga diperkirakan muncul di perairan Barat Siberut dan Timur Pagai, sementara udara kabur berpotensi terjadi di perairan Timur Sipora.
Angin pada periode ini bertiup dari arah Tenggara ke Timur dengan kecepatan lebih rendah, yaitu 3 hingga 14 knot. Tinggi gelombang berkisar antara 1,4 hingga 2,9 meter, dengan kategori sedang (1,25-2,5 meter) berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sedangkan gelombang kategori tinggi (2,5-4 meter) berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Timur Pagai, dan Timur Sipora.
Kondisi Cuaca dan Gelombang 21-22 September 2026
Pada periode terakhir, yakni 21 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 22 September 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca diperkirakan berawan disertai petir. Hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat dan Timur Pagai, sementara udara kabur berpotensi muncul di perairan Barat Pagai. Potensi petir turut diperkirakan terjadi di perairan Barat Siberut, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Angin pada periode ini bertiup dari arah Tenggara ke Timur dengan kecepatan 5 hingga 14 knot. Tinggi gelombang berkisar 1,4 hingga 2,8 meter, dengan kategori sedang (1,25-2,5 meter) berpotensi di hampir seluruh wilayah perairan Sumatera Barat, sementara kategori tinggi (2,5-4 meter) berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Sipora, dan Timur Pagai.
Prediksi Pasang Surut
Selain informasi gelombang dan cuaca, BMKG Maritim Teluk Bayur juga merilis prediksi pasang surut air laut untuk tanggal 19 September 2026. Waktu pasang diperkirakan terjadi pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 21.00-01.00 WIB. Sementara waktu surut diperkirakan berlangsung pada pukul 02.00-06.00 WIB dan 13.00-16.00 WIB.
Imbauan BMKG
Sahat mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan Sumatera Barat, untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan agar aktivitas di laut maupun pesisir tetap berjalan aman dan nyaman selama periode cuaca ekstrem ini berlangsung.
“Pastikan kondisi cuaca mendukung sebelum melakukan aktivitas di laut. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi BMKG Maritim,” kata Sahat.
Informasi lebih lanjut mengenai prakiraan cuaca maritim dapat diakses masyarakat melalui situs resmi BMKG Maritim di maritim.bmkg.go.id. (*)












