Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi untuk Perairan Sumatera Barat selama 1 hingga 4 Oktober 2026. Gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan. Cuaca berawan tebal disertai hujan petir dan hujan ringan juga diprakirakan menyelimuti kawasan itu.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengatakan prakiraan tersebut disusun berdasarkan pemantauan kondisi cuaca maritim dan dibuat pada 30 September 2026. “Kami mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pelaku aktivitas di laut, untuk mencermati prakiraan ini dan memastikan kondisi cuaca mendukung sebelum beraktivitas,” kata Sahat, Rabu (30/9/2026).
Periode 1–2 Oktober 2026
Prakiraan pertama berlaku mulai 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB. Cuaca diprakirakan berawan tebal hingga hujan petir. Potensi hujan petir terdapat di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Padang–Padang Pariaman, dan Timur Pagai. Adapun hujan ringan berpotensi turun di perairan Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan 3–13 knot. Tinggi gelombang berkisar rendah hingga sedang, yakni 0,9–2,2 meter. Gelombang kategori sedang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Periode 2–3 Oktober 2026
Prakiraan kedua berlaku sejak 2 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 3 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB. Langit masih berawan tebal dengan hujan petir. Hujan ringan berpotensi turun di perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sementara itu, hujan petir berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai dan Timur Pagai.
Angin bergerak dari timur laut hingga timur dengan kecepatan lebih rendah, yaitu 2–7 knot. Tinggi gelombang diprakirakan 1–2,1 meter atau berkategori rendah hingga sedang. Potensi gelombang sedang setinggi 1,25–2,5 meter masih mencakup sembilan wilayah perairan yang sama seperti periode sebelumnya.
Periode 3–4 Oktober 2026
Prakiraan ketiga berlaku mulai 3 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 4 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB. Cuaca diprakirakan berawan tebal hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan meliputi perairan Agam–Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Angin datang dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 2–6 knot. Tinggi gelombang berkisar 1–2,1 meter. Gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Pada periode ini, perairan Agam–Pasaman Barat tidak termasuk dalam wilayah yang berpotensi gelombang sedang.
Prediksi Pasang Surut 1 Oktober 2026
Selain kondisi cuaca dan gelombang, BMKG Maritim Teluk Bayur merilis prediksi pasang surut untuk 1 Oktober 2026. Air laut diprakirakan pasang pada pukul 05.00–09.00 WIB dan 18.00–22.00 WIB. Adapun waktu surut terjadi pada pukul 00.00–03.00 WIB dan 12.00–14.00 WIB.
BMKG mengajak masyarakat memeriksa informasi terkini melalui kanal resmi lembaga itu agar aktivitas di laut berlangsung aman dan nyaman. Informasi selengkapnya tersedia di situs maritim.bmkg.go.id. (*)












