News

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1, Guncangan Terasa Hingga Manggarai Barat

×

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1, Guncangan Terasa Hingga Manggarai Barat

Sebarkan artikel ini
Peta guncangan gempa M6,1 di Sumba Barat Daya, NTT, Minggu (4/10/2026) pukul 05.55 WIB. (Dok: BMKG)

Kabarito.id – Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 pada Minggu pagi (4/10/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa peristiwa tektonik yang terjadi sekitar pukul 05.55 WIB tersebut tidak memicu timbulnya gelombang tsunami.

Berdasarkan data teknis, titik episentrum gempa berlokasi di wilayah perairan laut, tepatnya 14 kilometer arah barat daya Kodi, Sumba Barat Daya. Peristiwa yang berpusat pada kedalaman 10 kilometer ini tercatat berada di koordinat 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Ph.D., menyampaikan bahwa getaran akibat gempa bumi ini terukur cukup kuat di beberapa daerah terdekat.

Baca  BMKG Padang Panjang: 19 Gempabumi Terjadi di Wilayah Sumatera Barat 17-23 April 2026

“Berdasarkan pemantauan sementara yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), guncangan dirasakan kuat selama kurang lebih 1 menit pada beberapa wilayah, yaitu di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat hingga Kabupaten Manggarai Barat,” ujar Berton SP Panjaitan dalam keterangan resminya, Minggu (4/10/2026).

Meski guncangan berlangsung selama kurun waktu satu menit, situasi warga di wilayah terdampak dilaporkan tetap terkendali dan tidak memicu kepanikan warga.

Hingga rilis ini dikeluarkan, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat lokal terus melakukan penelusuran serta monitoring intensif di area pemukiman dan pesisir. Hingga saat ini, pihak berwenang belum menerima laporan mengenai adanya kerusakan fasilitas publik, bangunan warga, maupun jatuhnya korban jiwa.

Baca  Hasil Muktamar Ke-35 NU: KH Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Sebagai Ketum PBNU

Otoritas kebencanaan mengimbau seluruh lapisan warga agar tetap memelihara ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh wacana atau rumor yang kebenarannya belum dapat diverifikasi. Masyarakat diminta untuk senantiasa merujuk pada informasi terpadu yang dikeluarkan secara resmi oleh lembaga pemerintah.

Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko bencana susulan, warga yang berada di area terdampak diingatkan untuk menjauhi struktur bangunan yang mengalami keretakan serta menjauhi kawasan garis pantai untuk sementara waktu. (*)