Kabarito.id – Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan peningkatan signifikan, Kamis pagi (16/4/2026).
Gunung api yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut dilaporkan mengalami erupsi pada pukul 08.43 WIB dengan intensitas yang terpantau cukup besar.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ilhamdi Saputra, menyampaikan bahwa tinggi kolom letusan teramati mencapai ± 1.600 meter di atas puncak. Jika diukur dari atas permukaan laut, ketinggian kolom abu tersebut mencapai sekitar 4.491 meter.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang yang condong ke arah timur laut,” tulis Ilhamdi dalam laporan resminya, Kamis (16/4/2026). Berdasarkan pantauan terkini, proses erupsi dilaporkan masih terus berlangsung saat keterangan tersebut dikeluarkan.
Otoritas pengawasan gunung api mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat sekitar. Warga, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras memasuki zona berbahaya dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek yang menjadi pusat aktivitas vulkanik Gunung Marapi.
Peringatan khusus ditujukan kepada penduduk yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak gunung tersebut. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aliran lahar dingin, terutama ketika memasuki musim penghujan.
Untuk mencegah gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, masyarakat disarankan memakai masker penutup hidung dan mulut. Perlindungan tambahan untuk mata dan kulit juga diperlukan guna menghindari iritasi dan infeksi saluran pernapasan akut.
Apabila terjadi hujan abu, warga dihimbau segera mengamankan sumber air bersih dan membersihkan timbunan abu pada atap bangunan. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan struktur rumah akibat beban material vulkanik yang menumpuk.
PGA Marapi juga mengingatkan seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi bohong (hoaks) terkait kondisi gunung. Masyarakat diminta hanya mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah setempat dan instansi berwenang. (*)












