Sumbar

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Sumbar Sore Ini, Berikut Wilayahnya

×

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Sumbar Sore Ini, Berikut Wilayahnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cuaca hujan. (Dok: Pexels)

Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat mengeluarkan imbauan siaga terkait kondisi meteorologis yang tidak stabil, Kamis (15/5/2026). Prakirawan BMKG Sumatera Barat memperingatkan masyarakat akan kemungkinan terjadinya curah hujan intensitas sedang hingga tinggi yang diiringi sambaran petir serta hembusan angin berkecepatan tinggi.

Dalam rilis terbarunya yang dikeluarkan pukul 15.20 WIB, lembaga pemantau cuaca tersebut menyatakan fenomena meteorologis ini diprediksi mulai terjadi sejak pukul 15.30 WIB. Kondisi cuaca buruk diperkirakan akan berlanjut sampai pukul 17.30 WIB, mencakup wilayah administrasi di sembilan kabupaten dan empat kota di provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan data dari sistem pemantauan cuaca terkini (nowcasting), kawasan pertama yang berpotensi terdampak meliputi beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, antara lain Lengayang, Iv Jurai, Bayang, Koto Xi Tarusan, dan Sutera. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, delapan kecamatan masuk dalam daftar peringatan awal, yakni Batang Anai, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, Iv Koto Aur Malintang, V Koto Timur, 2 X 11 Kayu Tanam, serta Patamuan.

Wilayah Kabupaten Agam yang termasuk zona rawan mencakup Lubuk Basung, Tanjung Raya, Ampek Nagari, dan Malalak. Adapun Kabupaten Pasaman diprediksi mengalami intensitas cuaca ekstrem di Kecamatan Bonjol dan Mapat Tunggul. Kabupaten Dharmasraya tercatat dengan satu kecamatan terdampak, yaitu Asam Jujuhan, sedangkan Solok Selatan di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

Baca  Cuaca Sumbar 12 Mei 2026: BMKG Minta Waspada Potensi Hujan Lebat di Padang dan Sekitarnya

Di Kabupaten Pasaman Barat, lima kecamatan berpotensi dilanda cuaca buruk, meliputi Pasaman, Kinali, Gunungtuleh, Sungaiaur, dan Luhak Nan Duo. Untuk wilayah perkotaan, Kota Padang khususnya Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan Koto Tangah beserta daerah sekitarnya juga masuk dalam daftar peringatan dini.

Prakirawan BMKG menambahkan, kondisi cuaca tidak stabil ini berpotensi meluas ke kawasan yang lebih luas. Di Kabupaten Pesisir Selatan, perluasan mencakup Ranah Pesisir, Batang Kapas, dan Iv Nagari Bayang Utara. Kabupaten Solok diperkirakan terdampak di Junjung Sirih dan Tigo Lurah, sementara Tanah Datar di tiga kecamatan: X Koto, Batipuh, dan Batipuah Selatan.

Perluasan area terdampak di Padang Pariaman meliputi sepuluh kecamatan tambahan, termasuk Lubuk Alung, Nan Sabaris, 2 X 11 Enam Lingkuang, Vii Koto Sungai Sarik, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, Padang Sago, Batang Gasan, serta Enam Lingkung. Kabupaten Agam menambah lima kecamatan dalam zona bahaya: Tanjung Mutiara, Matur, Iv Koto, Palupuh, dan Pelembayan.

Wilayah Kabupaten Pasaman yang berpotensi mengalami perluasan dampak mencakup Lubuk Sikaping, Panti, Duo Koto, Tigo Nagari, Simpang Alahan Mati, dan Rao Utara. Dharmasraya diprediksi meluas ke enam kecamatan: Koto Baru, Sungai Rumbai, Koto Salak, Tiumang, Padang Laweh, dan Koto Besar.

Baca  Prakiraan Cuaca 29 April 2026: Daftar Wilayah di Sumbar yang Berpotensi Hujan Sangat Lebat

Solok Selatan berpotensi mengalami perluasan ke enam kecamatan yakni Sangir, Sungai Pagu, Sangir Jujuan, Sangir Batang Hari, Pauh Duo, dan Sangir Balai Janggo. Pasaman Barat menambah empat kecamatan: Lembah Melintang, Talamau, Ranah Batahan, dan Koto Balingka.

Untuk wilayah perkotaan, Kota Padang diprediksi mengalami perluasan ke sembilan kecamatan, meliputi Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, dan Nanggalo. Kota Padang Panjang mencakup dua kecamatan yaitu Padang Panjang Timur dan Barat, sedangkan Kota Pariaman di empat kecamatan: Pariaman Tengah, Utara, Selatan, dan Timur beserta kawasan sekitarnya.

Masyarakat yang berada di 64 kecamatan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi. Prakirawan BMKG Sumatera Barat menyarankan agar warga menghindari aktivitas di luar ruangan selama periode cuaca ekstrem berlangsung, terutama di area terbuka yang rawan tersambar petir.

Informasi lebih lanjut dan pembaruan kondisi cuaca dapat dipantau melalui laman resmi BMKG di alamat https://nowcasting.bmkg.go.id. Sistem pemantauan cuaca berbasis waktu nyata (nowcasting) ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan kondisi cuaca di wilayah masing-masing. (*)