Sumbar

Waspada Tinggi Gelombang hingga 4 Meter di Perairan Sumbar, Ini Wilayah Terdampak

×

Waspada Tinggi Gelombang hingga 4 Meter di Perairan Sumbar, Ini Wilayah Terdampak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gelombang tinggi. (Dok: Pexels)

Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah titik perairan Sumatera Barat. Peringatan ini mulai berlaku pada Minggu malam, 26 April 2026, pukul 19.00 WIB hingga Selasa, 28 April 2026, di jam yang sama.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat dan operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data pemantauan, potensi tinggi gelombang di wilayah perairan ini terbagi ke dalam dua kategori risiko.

Potensi Gelombang Sedang (1.25 – 2.5 Meter)

BMKG memprediksi tinggi gelombang kategori sedang berpeluang terjadi di wilayah perairan Padang hingga Padang Pariaman serta Pesisir Selatan. Kondisi serupa juga diprediksi akan menyelimuti kawasan Perairan Timur Sipora, Timur Siberut, Timur Pagai, hingga Barat Pagai.

Baca  Kebakaran Pondok Pesantren Bustanul Yaqin Padang Pariaman, Kerugian Rp600 Juta

“Kondisi cuaca ini memiliki risiko tinggi bagi keselamatan perahu nelayan dan kapal tongkang,” ujar Sahat, Minggu (26/4/2026).

Waspada Tinggi Gelombang hingga 4 Meter

Risiko lebih tinggi diprediksi terjadi di wilayah Perairan Barat Sipora dan Perairan Barat Siberut. Di kawasan ini, BMKG memberikan peringatan khusus karena waspada tinggi gelombang hingga 4 meter dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kondisi gelombang yang mencapai 2.5 hingga 4.0 meter ini dinilai sangat berisiko bagi berbagai jenis transportasi laut, mulai dari perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal ferry penyeberangan antar-pulau.

Baca  BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Daftar Wilayah di Sumbar yang Terdampak Hujan Lebat

Kondisi Angin dan Cuaca

Selain faktor gelombang, BMKG mencatat pergerakan angin di perairan Sumbar saat ini didominasi dari arah Barat Tenggara menuju Selatan. Kecepatan angin dilaporkan berkisar antara 3 hingga 15 Knot.

Sementara itu, kondisi cuaca di atas permukaan laut secara umum diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Para pengguna jasa kelautan disarankan untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG guna meminimalisir risiko kecelakaan laut selama periode Peringatan Dini Gelombang Tinggi ini berlangsung. (*)