Kabarito.id – Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, mencatatkan raihan berharga di tingkat nasional. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2003 tersebut terpilih sebagai salah satu dari dua perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berhasil melewati penyaringan ketat untuk menjadi calon pemimpin upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2026 mendatang.
Saat ini, Kombes Pol Reza berada di Jakarta untuk mengikuti program penggemblengan intensif. Ia berlatih bersama perwira terpilih dari tiga matra TNI—Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara—di Markas Komando Garnisun. Dari total delapan perwira yang tengah menjalani pemusatan latihan tersebut, tim penilai akan menentukan perwira yang menjabat sebagai Komandan Upacara Utama, Komandan Upacara Cadangan, serta perangkat upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Jajaran Polda Sumatera Barat menyambut hangat capaian perwira tingginya tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kompetensi personel dari daerah yang mampu bersaing di level tertinggi kenegaraan.
“Kami keluarga besar Polda Sumbar sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Bapak Dirlantas. Ini membuktikan bahwa perwira Polri dari daerah memiliki kompetensi dan kualitas yang mampu disejajarkan dengan perwira terbaik lainnya di tingkat nasional untuk tugas-tugas kenegaraan yang prestisius,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya, Rabu (12/8/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian daerah memberikan sokongan moral secara penuh agar tahapan latihan berjalan lancar. “Tentu kita semua berharap beliau dapat diberikan kelancaran dan kesehatan dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan, sehingga nantinya menjadi kandidat kuat atau Komandan Upacara Utama. Ini adalah amanah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.
Merespons kepercayaan besar tersebut, Kombes Pol Reza menyatakan kesiapannya untuk menjalankan setiap tahap persiapan secara optimal. “Ya, insyaallah. Mohon doanya. Ini amanah besar bagi saya,” tuturnya.
Proses seleksi menuju tangga Istana Negara membutuhkan ketahanan fisik dan mental. Sejak 27 Juli 2026, Reza telah melampaui serangkaian pengujian terpadu, mulai dari verifikasi berkas administrasi, pemeriksaan kesehatan dan postur tubuh, tes psikologi, hingga pemantapan Peraturan Baris-Berbaris.
Tugas di ranah protokoler kenegaraan sebenarnya bukan hal asing bagi Reza. Pada 2011 silam, ia pernah mengemban amanat sebagai Komandan Kompi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Dankibarkibraka). Meski demikian, ia mengakui tantangan untuk memimpin seluruh jalannya upacara di hadapan Presiden dan tamu negara tahun ini jauh lebih besar.
Di balik kesiapannya menjalani penggalan tugas ini, Reza mengungkapkan bahwa restu dari keluarga merupakan dorongan spiritual terpenting. “Saya pamit dan minta restu orang tua sebelum berangkat. Saya katakan, ‘Bu, Ayah, doakan saya’. Bagi saya, doa orang tua adalah senjata utama,” ungkap Kombes Pol Reza. (*)












