Sumbar

Hilang Sejak Jumat, Nenek di Pasaman Ditemukan Tim SAR dalam Keadaan Selamat

×

Hilang Sejak Jumat, Nenek di Pasaman Ditemukan Tim SAR dalam Keadaan Selamat

Sebarkan artikel ini
Tim SAR berhasil menemukan nenek Izwiana (71) yang tersesat di kebun kawasan Pasaman dalam keadaan selamat, Sabtu sore (9/5/2026). (Dok: Kantor SAR Kelas A Padang)

Kabarito.id – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, membuahkan hasil positif. Izwiana, seorang nenek berusia 71 tahun yang diduga tersesat, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim gabungan, Sabtu sore (9/5/2026).

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan bahwa operasi ini bermula dari laporan Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto. Korban dilaporkan tidak kunjung kembali ke rumah setelah berangkat menuju kebun di daerah Batang Paku, Nagari Simpang Utara, Kecamatan Simpati, sejak Jumat siang (8/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pihak keluarga dan masyarakat setempat sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri hingga malam hari, namun keberadaan korban tidak kunjung terdeteksi,” ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya.

Baca  Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Berjualan di Atas Trotoar di Padang Sarai

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman segera mengerahkan lima personel rescuer pada Sabtu pagi pukul 07.12 WIB. Setelah menempuh perjalanan darat selama dua jam, tim tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur BPBD, Polsek Bonjol, serta puluhan warga setempat untuk menyisir area perkebunan yang luas.

Setelah melakukan penyisiran intensif menggunakan berbagai peralatan evakuasi dan drone, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan titik terang. Pada pukul 15.50 WIB, Izwiana ditemukan pada koordinat 0° 1’12.82″U – 100° 9’26.20″T. Lokasi penemuan berada sekitar 700 meter dari titik terakhir korban diketahui (Last Known Position/LKP).

Baca  Kejar Target Eliminasi TBC 2030, Wamenkes Soroti Pentingnya Pemeriksaan Kontak Erat di Rumah

Meski sempat bermalam di area terbuka, korban ditemukan dalam kondisi stabil. Tim segera melakukan evakuasi dan menyerahkan Izwiana kepada pihak keluarga di Alahan Mati pada pukul 16.25 WIB.

Dalam operasi ini, sedikitnya 68 personel gabungan terlibat, termasuk dukungan dari relawan lokal. Mengingat korban telah ditemukan, tim melakukan *debriefing* pada pukul 16.45 WIB. Dengan kembalinya seluruh unsur ke kesatuan masing-masing, Operasi SAR ini resmi diusulkan untuk ditutup. (*)