HeadlineSumbar

Dihantam Ombak di Muara Ampiang Parak Pesisir Selatan, Perahu Nelayan Terbalik: 10 Selamat, 1 Meninggal Dunia

×

Dihantam Ombak di Muara Ampiang Parak Pesisir Selatan, Perahu Nelayan Terbalik: 10 Selamat, 1 Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penyelamatan yang dramatis dengan tim berpakaian oranye dan rakit penyelamat. (Dok: Pexels)

Kabarito.id – Kecelakaan laut menimpa satu unit perahu nelayan yang terbalik di kawasan perairan Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (19/5/2026). Perahu yang membawa total 11 orang tersebut mengalami insiden fatal akibat dihantam gelombang tinggi saat hendak kembali memasuki wilayah muara selepas berlayar untuk mencari nafkah di laut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak Kantor SAR Kelas A Padang, seluruh awak kapal awalnya berangkat dari kediaman masing-masing pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB untuk pergi mencari ikan. Namun, nasib nahas menimpa mereka pada siang hari pukul 11.30 WIB. Saat kapal bersiap memasuki kawasan Muara Ampiang Parak, ombak besar mendadak menghantam bagian depan badan perahu hingga menyebabkannya terbalik seketika. Dalam kejadian tersebut, 10 orang dinyatakan berhasil menyelamatkan diri ke daratan, sementara satu orang lainnya sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Informasi mengenai kecelakaan laut ini pertama kali diterima oleh petugas piket SAR dari seorang warga setempat bernama Gani pada pukul 14.55 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Pesisir Selatan langsung menggerakkan tim penyelamat beranggotakan enam personel rescuer pada pukul 15.10 WIB menuju lokasi awal dilaporkan hilang atau Last Known Position (LKP) yang berjarak sekitar 45 kilometer via jalur darat atau sekitar 33,6 kilometer garis lurus dengan radial 161,93 derajat arah Selatan.

Baca  Prakiraan Cuaca Sumbar 21 Oktober 2026: Berawan, Hujan Lebat Berpotensi di Pesisir Selatan

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menjelaskan kronologi penemuan korban hilang tersebut saat tiba di lokasi.

“Tim rescue dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.42 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan yang sudah berada di lapangan. Berdasarkan koordinasi tersebut, korban yang sebelumnya hilang dipastikan telah ditemukan oleh warga dan unsur gabungan pada pukul 15.45 WIB,” ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2026).

Korban meninggal dunia atas nama Iral (35 tahun) ditemukan berada tidak jauh dari TKM, tepatnya pada titik koordinat 1°38’17.11″S – 100°39’46.46″T atau berjarak sekitar 50 meter dari lokasi awal terbaliknya perahu. Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi penyelamatan dan evakuasi ini melibatkan sedikitnya 43 orang personel gabungan dari berbagai unsur. Selain enam anggota Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, pencarian ini turut diperkuat oleh empat personel TNI AL, tiga anggota Polsek Sutera, serta dibantu oleh sekitar 30 orang warga masyarakat sekitar. Dalam operasi ini, tim dibekali alat utama (alut) dan peralatan SAR (palsar) yang meliputi kendaraan Rescue Carrier, perahu karet LCR + Mopel, PalSAR air, PalSAR evakuasi, PalSAR medis, PalSAR komunikasi, serta peralatan penunjang lainnya.

Baca  Siaga Potensi Hujan Lebat di Pesisir Selatan, Simak Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini

Kondisi cuaca di sekitar lokasi sepanjang proses pencarian berlangsung dilaporkan cukup bersahabat dengan langit berawan dan kecepatan angin rendah berkisar di angka 3 knot, sehingga tidak ada faktor penghambat signifikan dalam pelaksanaan evakuasi. Menyusul telah ditemukannya seluruh korban, pihak Kantor SAR Kelas A Padang mengadakan proses debrifing pada pukul 17.00 WIB bersama seluruh unsur yang terlibat sebelum mereka kembali ke kesatuan masing-masing. Bersamaan dengan itu, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.

Berikut adalah data lengkap identitas korban selamat dan meninggal dunia dalam insiden tersebut:

Korban Selamat:

1. Edi (35 tahun, Laki-laki)

2. Dendi (42 tahun, Laki-laki)

3. Ateng (35 tahun, Laki-laki)

4. Andre (42 tahun, Laki-laki)

5. Buyuang (22 tahun, Laki-laki)

6. Tiu (45 tahun, Laki-laki)

7. Dirga (34 tahun, Laki-laki)

8. Ales (22 tahun, Laki-laki)

9. Apis (43 tahun, Laki-laki)

10. Iwan (34 tahun, Laki-laki)

Korban Meninggal Dunia:

1. Iral (35 tahun, Laki-laki). (*)