Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Jumat (8/5/2026). Sebanyak 15 kabupaten dan kota diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau merilis informasi prakiraan cuaca pada pukul 08.45 WIB melalui laman resmi bmkg.go.id. Menurut analisis cuaca terkini, kondisi atmosfer Sumatera Barat diprediksi mengalami dinamika signifikan dengan curah hujan bervariasi di berbagai zona.
Memasuki periode pagi, kondisi langit umumnya berawan dengan intensifikasi hujan ringan diprediksi mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kota Padang. Sementara itu, Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pesisir Selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak dini hari.
Puncak aktivitas hujan diperkirakan terjadi pada rentang siang hingga sore hari. Langit berawan disertai hujan ringan akan mendominasi sebagian besar wilayah provinsi. Namun, intensitas hujan sedang sampai lebat diprediksi melanda Kabupaten Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Kondisi serupa diperkirakan berlanjut memasuki malam dan dini hari dengan pola hujan ringan yang tersebar di sejumlah lokasi, diselingi kondisi berawan.
Dari aspek parameter meteorologi, suhu udara diprediksi berkisar antara 18 hingga 30 derajat Celsius. Kelembaban udara tercatat cukup tinggi, berada pada rentang 65 hingga 98 persen. Kondisi ini turut dipengaruhi pergerakan angin dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan mencapai 4 hingga 28 kilometer per jam.
BMKG Minangkabau secara khusus mengeluarkan peringatan dini harian bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di 15 wilayah. Daerah yang masuk dalam kategori waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, beserta kawasan sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak ikutan cuaca ekstrem seperti banjir lokal, tanah longsor di daerah lereng, serta genangan air di wilayah dataran rendah. Informasi prakiraan cuaca terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG untuk membantu aktivitas dan mobilitas harian. (*)












