Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Minangkabau merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sumatera Barat, Kamis (6/82026). Dalam keterangan resminya, BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya warga Kepulauan Mentawai, untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi pada dini hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Barat pada hari ini secara umum didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan, dengan sebaran hujan ringan yang bervariasi di sejumlah daerah sepanjang hari.
“Secara umum cuaca di Sumatera Barat hari ini berkisar antara cerah berawan hingga berawan, namun kami tetap meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai dan sekitarnya, khususnya pada dini hari,” ujar Raafi.
Rincian Prakiraan Cuaca per Waktu
Berdasarkan data yang dihimpun, BMKG Minangkabau membagi prakiraan cuaca dalam empat periode waktu, yaitu pagi, siang hingga sore, malam, dan dini hari.
Pada pagi hari, kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan berpeluang mengguyur wilayah Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Kota Solok.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca masih akan berlangsung cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan diperkirakan meluas ke sejumlah daerah, meliputi Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Saat malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan yang masih berpeluang terjadi di wilayah Pesisir Selatan dan Dharmasraya.
Sementara itu, pada dini hari, cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Pasaman Barat dan Pesisir Selatan. Yang perlu diwaspadai, BMKG memperkirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai pada periode ini.
Kondisi Suhu, Kelembapan, dan Angin
Selain sebaran hujan, BMKG Minangkabau turut merilis data pendukung terkait kondisi atmosfer di Sumatera Barat. Suhu udara pada hari ini diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius, sementara tingkat kelembapan udara berada pada rentang 65 hingga 98 persen.
Adapun arah angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara menuju barat laut, dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 22 kilometer per jam. Kondisi angin ini turut memengaruhi pergerakan awan hujan di sejumlah wilayah Sumatera Barat sepanjang hari.
Peringatan Dini Harian
Dalam peringatan dini hariannya, BMKG Minangkabau secara khusus menyoroti potensi cuaca ekstrem di wilayah kepulauan. Raafi menegaskan bahwa masyarakat di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya perlu meningkatkan kewaspadaan menjelang dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya, untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat. Kondisi ini berpotensi memicu genangan air maupun gangguan aktivitas di luar ruangan, sehingga kesiapsiagaan sejak dini sangat diperlukan,” kata Raafi.
Ia menambahkan, informasi prakiraan cuaca ini disusun berdasarkan hasil analisis dan pemantauan tim BMKG Wilayah Minangkabau agar dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas harian, termasuk bagi nelayan, petani, maupun pelaku transportasi laut yang beroperasi di wilayah pesisir dan kepulauan.
BMKG Minangkabau juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika atmosfer terkini. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi risiko cuaca ekstrem.
Informasi prakiraan cuaca ini disusun oleh Prakirawan BMKG Minangkabau pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 08.30 WIB. Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca terkini secara resmi melalui laman www.bmkg.go.id. (*)












