Kabarito.id – Sebuah tali yang putus di tengah sungai mengakhiri akhir pekan memancing dua rekan asal Kerinci. Alex (43) selamat, tetapi Janal (48) terseret arus Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, dan baru ditemukan lima hari kemudian dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (6/11/2026).
Jenazah Janal ditemukan sekitar pukul 11.15 WIB di koordinat 1°39’20.54″ LS dan 101°20’12.22″ BT, sekitar 4,36 kilometer dari titik terakhir korban terlihat (LKP). Temuan itu terjadi hanya beberapa jam setelah tim gabungan memulai penyisiran hari kelima.
“Korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia. Seluruh unsur yang terlibat telah bekerja maksimal sejak hari pertama pencarian,” kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Jumat siang.
Menyeberang Berpegangan Tali
Peristiwa bermula Senin (2/11/2026). Sekitar pukul 07.00 WIB, Janal dan dua temannya berangkat memancing. Tiga jam kemudian, Janal dan Alex menyeberangi sungai dengan berpegangan pada tali. Tali itu mendadak putus. Arus menyeret keduanya, namun hanya Alex yang selamat.
Keduanya berasal dari Desa Pelompek Pasar Baru, RT 5, Kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci. Laporan diterima Kantor SAR Padang dari warga bernama Micel pukul 12.50 WIB di hari yang sama. Sebelum tim SAR tiba, warga setempat sudah lebih dulu menyisir sungai secara manual.
Tiga Tim, 25,5 Kilometer
Lokasi kejadian berada di koordinat 1°41’13.24″ LS dan 101°20’1.41″ BT. Dari Unit Siaga SAR Solok Selatan, jaraknya sekitar 33 kilometer lewat jalur darat, atau sekitar satu jam perjalanan.
Pada hari kelima pencarian, Jumat (6/11/2026) pukul 07.00 WIB, Tim SAR gabungan membagi area pencarian sepanjang sekitar 25,5 kilometer menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir dari LKP hingga titik A (1°38’58.29″ LS, 101°20’24.86″ BT) dengan radius sekitar 5 kilometer. SRU 2 melakukan penyisiran darat dan sungai dari titik A ke titik B (1°36’36.76″ LS, 101°19’30.12″ BT) sepanjang sekitar 5,5 kilometer. Sementara itu, SRU 3 menggunakan metode serupa dari titik B ke titik C (1°30’51.66″ LS, 101°17’3.21″ BT) sepanjang sekitar 15 kilometer.
Jenazah dibawa ke rumah duka. Debriefing digelar pukul 13.55 WIB, lalu seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing. SAR mengusulkan penutupan operasi pencarian.
41 Personel dari Berbagai Unsur
Operasi melibatkan Unit Siaga SAR Solok Selatan (5 orang), BPBD (6), kepolisian (2), TNI (2), Pemadam Kebakaran Kerinci (2), SAR MTA (4), Taman Nasional Kerinci Seblat (4), Tagana Kerinci (1), dan masyarakat (15). Peralatan yang dikerahkan antara lain rescue carrier, sepeda motor, alat pelindung diri untuk air, perlengkapan mountaineering, serta perangkat komunikasi dan medis. (*)









