Kabarito.id – Pemerintah Kota Padang secara resmi memulai tahap awal revitalisasi area basement Pasar Raya Blok II dan III, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini ditandai dengan aktivitas pembersihan dan penataan kawasan sebagai fondasi awal sebelum pekerjaan konstruksi utama berlangsung.
Pelaksanaan revitalisasi ini melibatkan kerja sama lintas dinas, yakni Dinas Perdagangan sebagai leading sector, yang turut diperkuat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Seluruh instansi tersebut bahu-membahu menjalankan misi pembersihan dan penataan lokasi demi mempersiapkan kawasan basement yang lebih representatif.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Sebelum Kegiatan Dimulai
Sebelum aktivitas pembersihan dijalankan, Pemerintah Kota Padang terlebih dahulu menggelar peninjauan lapangan di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Pasar Raya. Peninjauan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Kabid Tibum dan Transmas), Eka Putra Irwandi, bersama jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas), Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
Langkah rekayasa lalu lintas itu dilakukan untuk memastikan mobilisasi personel, kendaraan operasional, serta aktivitas warga di sekitar pasar tetap berjalan lancar selama proses pembersihan hingga fase pembangunan selesai dilaksanakan.
Pedagang Direlokasi Sementara ke Area Lobi
Sebagai bagian dari persiapan teknis, para pedagang yang sebelumnya menempati kios di area basement telah lebih dulu dipindahkan secara sementara ke area lobi Pasar Raya. Kebijakan relokasi ini diambil untuk memastikan pekerjaan revitalisasi dapat berjalan tanpa hambatan, sekaligus menjamin keberlangsungan aktivitas jual beli selama masa perbaikan berlangsung.
Satpol PP Kawal Ketertiban dan Pembongkaran Fasilitas
Dalam kegiatan ini, personel Satpol PP Kota Padang mengemban tugas strategis, yaitu menjaga ketertiban dan ketenteraman di lokasi, mengawal proses relokasi pedagang, serta mendukung pembongkaran fasilitas yang dinilai sudah tidak layak dipertahankan. Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan adalah membuka dan membongkar rolling door pada sejumlah kios di kawasan basement.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan komitmen institusinya untuk terlibat aktif dalam seluruh tahapan revitalisasi.
“Satpol PP Kota Padang siap mendukung penuh seluruh tahapan revitalisasi Pasar Raya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana fasilitas umum sehingga tercipta lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, nyaman, dan representatif bagi para pedagang maupun pengunjung,” ujar Chandra.
Harapan: Pasar Raya Jadi Pusat Dagang yang Lebih Berdaya
Melalui program revitalisasi ini, Pemerintah Kota Padang berharap kawasan Pasar Raya dapat bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Peningkatan kualitas fasilitas pasar ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh pedagang dan pengunjung yang beraktivitas di kawasan tersebut. (*)













