Sumbar

Depot Air dan Rumah di Kuranji Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

×

Depot Air dan Rumah di Kuranji Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Sebarkan artikel ini
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang sedang berjibaku memadamkan api yang menghanguskan sebuah bangunan rumah hunian yang juga sekaligus difungsikan sebagai depot air minum di Jalan Lolong Karan, RT 002 RW 002, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026). (Dok: Dinas Damkar Kota Padang)

Kabarito.id – Kebakaran melanda satu unit depot air minum serta satu unit rumah hunian di Jalan Lolong Karan, RT 002 RW 002, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, namun nilai kerugian materil diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, membenarkan kejadian tersebut usai jajarannya merampungkan proses pemadaman di lokasi penanganan.

“Laporan mengenai kebakaran masuk ke pihak kami pada pukul 21.34 WIB. Satu menit berselang, armada langsung kami terbangkan menuju tempat kejadian perkara yang berjarak sekitar 8,6 kilometer dari Markas Komando,” kata Sutopo.

Petugas dari Peleton C beserta unit pemadam tiba di lokasi pada pukul 21.42 WIB. Penanganan berlangsung sekitar 37 menit hingga situasi dinyatakan sepenuhnya terkendali pada pukul 22.19 WIB.

Baca  Miris! Keponakan Kelas IV SD Jadi Korban Persetubuhan oleh Paman Kandung di Sijunjung

Kronologi dan Dampak Kebakaran

Insiden berawal ketika salah seorang saksi mata, Firman Rizky (31), melihat kobaran api sudah dalam kondisi membesar dari bagian dalam rumah. Karyawan swasta tersebut kemudian bergegas menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk meminta bantuan emergency.

Bangunan rumah yang dilahap si jago merah tersebut diketahui milik Kamel (72), seorang warga yang berprofesi sebagai wiraswasta. Selain meratakan bangunan rumah dan fasilitas depot air minum seluas kurang lebih 10 x 20 meter persegi, api juga memusnahkan satu unit becak motor yang berada di area tempat tinggal tersebut.

Akibat kerusakan berat pada bangunan dan seisinya, sebanyak satu kepala keluarga yang terdiri dari dua orang penghuni terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca  Guru Besar UNP: Pemerintah Harus Mediasi Polemik Lahan Fauzi Bahar dan WALHI

Upaya Lokalisir dan Penyelamatan Aset

Proses pemadaman di kawasan tepi jalan raya yang padat lalu lalang masyarakat dan deretan pertokoan tersebut melibatkan sedikitnya 5 unit armada pemadam serta 80 personel operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Kerja cepat tim di lapangan berhasil melokalisir perambatan api sehingga tidak meluas ke area pemukiman di sekitarnya. Setidaknya enam unit bangunan berjarak dekat serta potensi perluasan dampak kebakaran pada area pemukiman seluas 500 meter persegi berhasil diamankan. Dari upaya respons cepat ini, estimasi nilai aset bangunan di sekitarnya yang berhasil diselamatkan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

Pihak berwenang menyatakan masih menyelidiki faktor utama yang memicu timbulnya percikan api dalam musibah tersebut. (*)