Kabarito.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Minggu sore (14/6/2026), memicu bencana tanah terban yang menimpa sebuah rumah warga di Jalan Bukit Peti-Peti, RT 01 RW 01, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan. Akibat kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.42 WIB tersebut, bagian dapur rumah milik warga mengalami kerusakan parah hingga hancur.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa intensitas hujan lebat yang berlangsung di wilayah Padang menjadi pemicu utama terjadinya longsoran tanah yang kemudian menerjang bangunan rumah warga.
“Hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di Kota Padang menyebabkan terjadinya tanah terban yang menimpa satu unit rumah, dengan kondisi dapur rumah hancur,” ujar Hendri Zulviton, Senin (15/6/2026).
Rumah yang terdampak merupakan milik Gadielman Jagoto (49), seorang warga yang bekerja sebagai buruh. Meski material bangunan dapur mengalami kerusakan signifikan, Hendri memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
“Untuk korban, alhamdulillah nihil. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” kata Hendri.
Pihak BPBD Kota Padang bersama jajaran terkait langsung bergerak cepat merespons laporan kejadian tersebut. Tim gabungan dijadwalkan melakukan assesment atau penilaian kerusakan pada Senin (15/6/2026) pukul 11.00 WIB di lokasi terdampak.
“Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik beserta jajaran serta unsur terkait akan melakukan assesment terkait kejadian tanah terban yang terjadi,” jelas Hendri.
Selain melakukan penilaian kerusakan, pihak terkait juga telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Dinas Sosial Kota Padang turun langsung memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga pemilik rumah agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabencana.
Penanganan bencana tanah terban di Bukit Peti-Peti ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur. Berikut tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi kejadian:
1. BPBD Kota Padang
2. Pihak Kecamatan Padang Selatan
3. Pihak Kelurahan Teluk Bayur
4. Babinsa setempat
5. BKO Satpol PP Kecamatan
6. Dinas Sosial Kota Padang
7. Dubalang
8. Kelompok Siaga Bencana (KSB)
9. RT/RW setempat
10. Masyarakat sekitar
Hendri mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor, khususnya di sekitar perbukitan Kota Padang, untuk tetap waspada terutama saat curah hujan tinggi. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dini guna mengantisipasi potensi tanah terban susulan, mengingat kondisi tanah yang sudah labil akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.
BPBD Kota Padang juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan mencegah dampak lebih lanjut dari bencana tersebut. (*)













