Kabarito.id – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih melanjutkan pekerjaan penanganan pohon tumbang yang menyumbat aliran Sungai Batang Aro, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (22/8/2026).
Insiden tersebut bermula saat satu batang pohon berukuran besar tumbang dari arah hulu pada Rabu sore (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Pohon tersebut kemudian terbawa derasnya aliran sungai hingga tersangkut persis di bawah jembatan SMAN 14 Padang yang berlokasi di wilayah RT 02 RW 01 Kelurahan Batu Gadang.
Material pohon yang membentang di dalam aliran air memiliki dimensi cukup besar, yakni panjang sekitar 20 meter dan diameter mencapai 150 centimeter. Keberadaan material kayu berukuran raksasa ini sempat hambat akses sungai serta mengancam ketahanan struktur jembatan akibat menahan arus air.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa penanganan di lapangan terus digencarkan secara bertahap guna memastikan aliran air kembali lancar dan aman bagi pemukiman sekitarnya.
“Anggota TRC PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa BPBD dan Kabid KL terus melakukan pembersihan dan eksekusi pohon tumbang tersebut,” kata Hendri Zulviton saat memberikan keterangannya mengenai perkembangan penanganan bencana di lokasi kejadian, Sabtu (22/8/2026).
Meskipun ukuran material kayu terbilang besar, BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan dalam peristiwa ini. Proses pembersihan di lapangan dilakukan secara kolaboratif bersama jajaran Kasi Trantib Kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta pengurus RT dan RW setempat. Hingga Sabtu pagi pukul 09.00 WIB, pekerjaan evakuasi dan pemotongan material pohon tumbang di aliran sungai masih terus berlangsung. (*)













