Kabarito.id – Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Barat menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Bhayangkari Peduli dengan menyalurkan jatah bantuan bagi warga terdampak musibah banjir bandang di kawasan Solok. Agenda sosial ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat, Ny. Sari Djati, dengan didampingi jajaran pengurus daerah. Di lokasi, rombongan tidak sekadar menyerahkan logistik, tetapi juga terjun langsung mengamati kondisi fisik wilayah yang luluh lantak diterjang air bah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, area pemukiman warga masih dipenuhi timbunan material lumpur, sisa-sisa kayu, hingga reruntuhan sampah pascabencana. Rombongan mendatangi warga, termasuk deretan keluarga dan anak-anak yang menjadi korban, guna menyerahkan paket bantuan secara tatap muka. Momen tersebut dimanfaatkan untuk berinteraksi guna memberikan penguatan psikologis dan moral bagi para penyintas.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan cerminan kepedulian jajaran keluarga besar kepolisian terhadap penderitaan warga yang sedang ditimpa musibah.
“Kegiatan Bhayangkari Peduli ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran keluarga besar Polri di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang,” ujar Susmelawati, Kamis (24/9/2026).
Susmelawati menambahkan, sinergi dan perhatian berbagai pihak sangat krusial dalam mempercepat fase pemulihan sosial maupun lingkungan pascabencana. Langkah mendatangi langsung pemukiman terdampak dianggap mampu membakar kembali jiwa gotong royong di tengah keprihatinan warga.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi kondisi ini, karena kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak akan sangat berarti dalam proses pemulihan,” tuturnya.
Aksi tanggap bencana melalui Bhayangkari Peduli ini mempertegas komitmen Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Barat untuk senantiasa hadir mendampingi masyarakat rentan. Momentum HKGB ke-74 Tahun 2026 ini pun dijadikan pijakan untuk mengedepankan nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan pengabdian nyata kepada publik. (*)











