Kabarito.id – Kebakaran melanda permukiman warga di Jorong Sungai Rotan, Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat malam (21/8/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB itu menghanguskan empat unit rumah milik warga setempat, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam, Fauzi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari empat rumah yang terbakar, satu unit berstatus bangunan permanen, sedangkan tiga unit lainnya merupakan bangunan semi permanen.
“Kejadian kebakaran terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 23.15 WIB di Jorong Sungai Rotan, Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun empat unit rumah warga mengalami kerusakan akibat kebakaran,” kata Fauzi, Sabtu (22/8/2026).
Empat Rumah Warga Jadi Korban
Berdasarkan data yang dihimpun petugas di lapangan, empat unit rumah yang terdampak kebakaran tersebut merupakan milik warga dengan rincian sebagai berikut. Rumah pertama milik Yuwerli, seorang laki-laki yang berstatus sebagai kepala keluarga (KK). Rumah kedua milik Enizar, perempuan yang juga berstatus kepala keluarga. Rumah ketiga milik Ruwaida, yang pada saat kejadian dalam kondisi kosong tanpa penghuni. Sementara rumah keempat milik Desi yang juga berstatus kepala keluarga.
Fauzi menuturkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. “Untuk asal api dan penyebab kebakaran, saat ini masih kami dalami bersama tim terkait. Kami belum bisa memastikan sumber api sebelum proses penyelidikan rampung,” ujarnya.
Terkait kerugian material akibat insiden ini, Fauzi menyebutkan bahwa jumlah pastinya belum dapat dirilis karena proses pendataan masih berlangsung. “Untuk total kerugian, kami masih melakukan pendataan bersama pihak nagari dan instansi terkait. Datanya akan kami sampaikan setelah proses ini selesai,” tuturnya.
Empat Unit Damkar Dikerahkan dari Tiga Daerah
Menanggapi laporan kebakaran, petugas Damkar Kabupaten Agam segera berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran Biaro untuk melakukan upaya pemadaman api di lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan Pemerintah Nagari Batu Taba guna mengevakuasi warga yang menjadi korban ke tempat yang lebih aman, yakni Masjid Darul Makmur.
“Kami langsung menghubungi Unit Damkar Biaro untuk melakukan pemadaman, dan berkoordinasi dengan pemerintah nagari untuk mengevakuasi para korban ke Masjid Darul Makmur agar mendapatkan tempat yang aman,” kata Fauzi.
Dalam penanganan kebakaran ini, total empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari tiga daerah berbeda. Dua unit berasal dari Damkar Kabupaten Agam, satu unit dari Damkar Kota Bukittinggi, dan satu unit lainnya dari Damkar Kota Padang Panjang.
Berkat kerja sama tim gabungan tersebut, api yang membakar empat rumah warga berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB dini hari. Meski api sudah padam, petugas Damkar dilaporkan masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 00.00 WIB dini hari. Namun proses pendinginan masih terus kami lakukan agar tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi menimbulkan kebakaran susulan,” ujar Fauzi.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan penyebab kebakaran dan pendataan kerugian material masih berlangsung. (*)







