Kabarito.id – Respons cepat petugas pemadam kebakaran mencegah kerugian lebih besar saat studio foto Emily Queen di Sawahan, Kota Padang, terbakar Jumat dini hari (6/11/2026). Aset sekitar Rp800 juta berhasil diselamatkan, sementara kerugian ditaksir Rp150 juta.
Laporan kebakaran masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pukul 01.49 WIB. Hanya tiga menit kemudian, pukul 01.52 WIB, armada berangkat dan tiba di lokasi pukul 01.55 WIB setelah menempuh jarak sekitar 2,6 kilometer. Api dinyatakan tuntas ditangani pukul 02.33 WIB, atau sekitar 38 menit sejak petugas tiba.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebut kecepatan penanganan menjadi kunci.
“Berkat penanganan cepat di lapangan, aset sekitar Rp800 juta masih bisa kami selamatkan,” tuturnya.
Dua unit armada dan 41 personel dikerahkan. PLN, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dubalang turut membantu di lokasi.
Kebakaran menghanguskan dua ruangan studio seluas sekitar 8 x 8 meter persegi di Sawahan 5, RT 002 RW 005, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur. Bangunan milik Fery Ramadhan (47) itu mengalami kerusakan berat.
Petugas juga harus bekerja di tengah tantangan lapangan. Lokasi berada di permukiman padat dengan akses jalan sempit, dan warga berkerumun saat api berkobar.
“Kami harus ekstra waspada agar api tidak merambat ke bangunan lain,” ujar Rinaldi.
Api sempat mengancam dua bangunan di sekitarnya dengan luas area sekitar 20 x 20 meter persegi, tetapi tidak sampai meluas. Dua penjaga studio yang berada di lokasi tercatat sebagai penghuni bangunan.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Pipi (42), wiraswasta, api diduga bermula dari percikan pada kabel induk milik PLN yang kemudian merambat ke bangunan studio. Saksi inilah yang melaporkan kejadian ke Damkar.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum diketahui karena penyelidikan masih berjalan oleh pihak berwenang. Rinaldi mengimbau warga menunggu hasil resmi dan tidak berspekulasi. (*)













