Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat, Minggu (24/5/2026). Prakirawan BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi mengguyur 12 kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG Minangkabau pukul 08.30 WIB, kondisi atmosfer pada periode pagi hari menunjukkan langit berawan dengan potensi hujan ringan terpantau di Kepulauan Mentawai dan Lima Puluh Kota. Memasuki siang hingga sore hari, intensitas curah hujan diprediksi meningkat signifikan.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan sekitarnya,” ujar Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat dalam keterangan resminya.
Prakiraan cuaca mendetail menunjukkan pada rentang waktu siang sampai sore, langit akan berawan disertai hujan ringan yang dapat berkembang menjadi sedang hingga lebat. Wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Kondisi serupa diprediksi berlanjut pada periode malam hari dengan kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, enam wilayah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan sedang sampai lebat, yakni Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Padang.
Memasuki dini hari, langit akan kembali berawan dengan potensi hujan ringan diprediksi turun di Tanah Datar, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sijunjung, dan Dharmasraya. Sementara Kepulauan Mentawai masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.
Dari aspek parameter meteorologi, suhu udara di Sumatera Barat pada 24 Mei 2026 diprediksi berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius. Kelembaban udara relatif tinggi, berada pada rentang 60 sampai 98 persen. Adapun arah angin dominan bertiup dari Barat Laut menuju Timur Laut dengan kecepatan mencapai 6 hingga 34 kilometer per jam.
BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat di wilayah yang termasuk dalam peringatan dini untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu dampak ikutan seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi dan mobilitas warga.
Informasi prakiraan cuaca ini dapat diakses melalui situs resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id atau kanal informasi resmi lainnya untuk pemutakhiran data secara berkala. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini guna mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem. (*)












