Kabarito.id – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, Raafi Darojat, mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Minggu (9/8/2026). Dalam keterangan resminya, ia menyebut sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat dan sekitarnya.
Informasi prakiraan cuaca tersebut dirilis BMKG Minangkabau pada pukul 09.35 WIB dan menjadi acuan bagi masyarakat dalam beraktivitas sepanjang hari. Peringatan ini disampaikan sebagai bagian dari layanan informasi cuaca harian yang rutin diterbitkan lembaga tersebut guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Ranah Minang.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Pasaman Barat dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini,” kata Raafi.
Kondisi Cuaca Sepanjang Hari
Berdasarkan pantauan BMKG Minangkabau, kondisi langit Sumatera Barat pada pagi hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan tanpa disertai hujan. Situasi ini diperkirakan masih relatif stabil dan aman untuk aktivitas masyarakat di luar ruangan pada jam-jam awal.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca masih didominasi kondisi cerah berawan sampai berawan. Namun demikian, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan, di antaranya Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Kabupaten Solok, serta Solok Selatan. Masyarakat di daerah-daerah tersebut diimbau menyiapkan payung atau jas hujan sebagai antisipasi.
Cakupan wilayah berpotensi hujan ringan meluas pada malam hari. BMKG mencatat, selain Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat, hujan ringan juga berpeluang turun di Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, hingga Sijunjung. Sementara itu, pada dini hari, potensi hujan ringan diperkirakan masih berlangsung di wilayah Pesisir Selatan, sedangkan daerah lain umumnya berawan.
Suhu, Kelembapan, dan Kecepatan Angin
Selain informasi hujan, BMKG Minangkabau turut merilis data suhu udara di Sumatera Barat yang berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius. Rentang suhu ini menggambarkan variasi cukup lebar antara dataran tinggi yang cenderung sejuk dan wilayah dataran rendah yang lebih hangat.
Adapun tingkat kelembapan udara tercatat berada pada kisaran 65 hingga 98 persen, angka yang tergolong tinggi dan mengindikasikan potensi pembentukan awan hujan di sejumlah titik. Untuk pergerakan angin, BMKG mencatat arah angin dominan bertiup dari Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan berkisar 4 hingga 28 kilometer per jam.
Peringatan Dini untuk Pasaman Barat
Poin penting dalam rilis BMKG Minangkabau hari ini adalah peringatan dini harian yang secara khusus menyoroti wilayah Pasaman Barat. BMKG mewanti-wanti potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di daerah tersebut dan kawasan sekitarnya sepanjang 9 Agustus 2026.
Peringatan semacam ini lazim diterbitkan BMKG sebagai langkah mitigasi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun genangan air yang kerap ditimbulkan oleh curah hujan tinggi dalam waktu singkat. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala dan tidak mengabaikan potensi risiko yang telah disampaikan.
Imbauan bagi Masyarakat
Menyikapi kondisi cuaca yang dinamis ini, BMKG Minangkabau mengajak warga Sumatera Barat, terutama yang bermukim di wilayah rawan seperti Pasaman Barat, untuk senantiasa siaga. Warga diminta menghindari aktivitas di area terbuka saat hujan deras berlangsung, serta memastikan saluran drainase di lingkungan masing-masing dalam kondisi baik guna mengurangi risiko genangan.
Informasi prakiraan cuaca ini dapat diakses masyarakat secara berkala melalui kanal resmi BMKG di laman www.bmkg.go.id. BMKG Minangkabau menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui data cuaca setiap hari demi mendukung keselamatan dan kenyamanan aktivitas masyarakat Sumatera Barat. (*)













