Kabarito.id – Catatan tak terkalahkan Semen Padang FC dalam lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 musim 2026/2027 akhirnya terhenti. Menghadapi PSPS Pekanbaru pada laga pekan keempat, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Kekalahan ini menjadi hasil negatif perdana bagi anak-asuh Nil Maizar setelah pada tiga laga sebelumnya berhasil membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang dengan raihan total enam poin.
Efektivitas Serangan Jadi Pembeda
Meski duel bertajuk Derby Sumatera ini berlangsung sengit dengan penguasaan bola seimbang sebesar 50 persen untuk masing-masing tim, PSPS Pekanbaru tampil jauh lebih efektif dalam mengancam lini pertahanan lawan.
Sepanjang laga, klub berjuluk Askar Theking tersebut melepaskan 11 kali percobaan tembakan, dengan empat di antaranya menemui sasaran. Sebaliknya, lini serang Semen Padang FC tampil tumpul setelah hanya sanggup menciptakan lima peluang tanpa satu pun tembakan yang mengarah tepat ke gawang (shot on target).
Setelah melewati paruh pertama tanpa gol, kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Dimas Wicaksono tampil sebagai pahlawan kemenangan PSPS Pekanbaru usai menyarangkan bola ke jala lawan pada menit ke-71. Gol tunggal tersebut sekaligus mengunci kemenangan bagi tim asuhan Pekanbaru tersebut.
Guna merespons gol lawan, Semen Padang FC berupaya meningkatkan intensitas serangan dengan menyegarkan komposisi pemain melalui sejumlah pergantian. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan peluit akhir, upaya untuk mencetak gol penyeimbang tidak membuahkan hasil.
Hasil minus ini otomatis menambah daftar pekerjaan rumah bagi juru taktik Nil Maizar untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh pada jajaran pelatih dan skuadnya.
Pergeseran Posisi Klasemen
Kekalahan 0-1 ini memaksa Kabau Sirah merelakan tiga poin berharga saat bertindak sebagai tuan rumah. Sebelum duel ini digelar, kedua kubu sama-sama mengantongi nilai enam, dengan Semen Padang FC berada di tangga ketiga dan PSPS memungut posisi keempat.
Hasil akhir pertandingan mengubah peta persaingan di papan atas Grup A. PSPS Pekanbaru merangsek naik ke urutan kedua klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin. Sementara itu, posisi Semen Padang FC tergeser turun ke peringkat keempat dengan raihan tetap enam poin.
Skuad Kabau Sirah dituntut segera melakukan pembenahan internal dan bangkit pada laga berikutnya demi menjaga peluang bersaing di papan atas Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. (*)






