Sumbar

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Pagai 8-9 Juni 2026

×

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Pagai 8-9 Juni 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gelombang tinggi. (Dok: Pexels)

Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur resmi merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Sumatera Barat yang berlaku mulai 7 Juni hingga 10 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menyampaikan bahwa kondisi laut di sejumlah wilayah perairan berpotensi mengalami gangguan signifikan, dengan ketinggian gelombang yang diprakirakan mencapai 4 meter di beberapa titik pada periode 8–9 Juni 2026.

Informasi ini diterbitkan pada Sabtu (6/6/2026), dan ditujukan kepada seluruh masyarakat, nelayan, serta pelaku jasa maritim yang beraktivitas di perairan Sumatera Barat agar meningkatkan kewaspadaan selama rentang waktu tersebut.

Periode Pertama: 7 Juni 2026 Pukul 07.00 WIB – 8 Juni 2026 Pukul 06.00 WIB

Pada periode pembuka prakiraan ini, langit di sebagian besar wilayah perairan Sumatera Barat diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga hujan petir. BMKG mencatat potensi hujan disertai petir di kawasan perairan Pesisir Selatan, Timur Pagai, dan Barat Pagai. Sementara itu, perairan Padang–Padang Pariaman berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang, sedangkan wilayah perairan Agam–Pasaman Barat, Timur Siberut, Timur Sipora, Barat Siberut, dan Barat Sipora diprakirakan terdampak hujan ringan.

Dari sisi dinamika angin, pergerakan angin pada periode ini berasal dari arah Tenggara hingga Timur dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 12 knot. Kondisi tersebut turut mempengaruhi ketinggian gelombang laut yang diprakirakan berada pada kategori rendah hingga sedang. Namun demikian, sejumlah titik perairan tetap perlu diwaspadai, yakni perairan Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai, yang berpotensi dilanda gelombang setinggi hingga 2,5 meter.

Periode Kedua: 8 Juni 2026 Pukul 07.00 WIB – 9 Juni 2026 Pukul 06.00 WIB

Baca  Waspada Gelombang 4 Meter, BMKG Maritim Teluk Bayur Keluarkan Peringatan Dini

Periode kedua menjadi fase paling kritis dalam prakiraan tiga hari ini. BMKG Maritim Teluk Bayur memperingatkan bahwa kondisi cuaca mengalami peningkatan intensitas, dengan langit yang berpotensi tertutup awan tebal disertai hujan petir di hampir seluruh wilayah perairan Sumatera Barat. Kawasan yang berpotensi terdampak hujan petir meliputi perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Pagai, Barat Siberut, dan Barat Pagai. Adapun perairan Timur Sipora dan Barat Sipora diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Angin pada periode ini berhembus dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 2 hingga 12 knot. Kondisi gelombang laut pada periode ini meningkat ke kategori sedang hingga tinggi. Perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Barat Siberut, dan Barat Sipora berpotensi menghadapi ketinggian gelombang hingga 2,5 meter.

Yang menjadi perhatian utama adalah perairan Timur Pagai dan Barat Pagai, di mana BMKG memprakirakan potensi ketinggian gelombang mencapai 4,0 meter. Angka ini menempatkan kedua kawasan tersebut dalam status kewaspadaan tinggi, mengingat gelombang setinggi itu dapat mengancam keselamatan kapal-kapal kecil maupun aktivitas pelayaran yang tidak mempersiapkan diri dengan memadai.

Periode Ketiga: 9 Juni 2026 Pukul 07.00 WIB – 10 Juni 2026 Pukul 06.00 WIB

Memasuki hari ketiga, intensitas cuaca maritim di perairan Sumatera Barat diprakirakan berangsur mereda dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi cuaca diprakirakan bergeser ke kategori berawan hingga hujan ringan, yang mencakup seluruh wilayah perairan mulai dari Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, hingga Barat Pagai.

Baca  Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini: Hujan Sedang Hingga Lebat Guyur Sejumlah Daerah

Kecepatan angin pada periode ketiga ini relatif lebih rendah, berhembus dari arah Timur Laut hingga Utara dengan kecepatan 2 hingga 10 knot. Ketinggian gelombang di seluruh wilayah perairan tersebut berada di kategori sedang, dengan potensi ketinggian mencapai 2,5 meter yang tetap perlu diantisipasi oleh para nelayan dan pengguna jalur laut lainnya.

Prediksi Pasang Surut: 7 Juni 2026

Sebagai pelengkap informasi maritim, BMKG Maritim Teluk Bayur juga merilis prediksi pasang surut untuk tanggal 7 Juni 2026. Air laut diprakirakan mengalami pasang pada dua rentang waktu, yaitu pukul 09.00–12.00 WIB dan 23.00–24.00 WIB. Sementara kondisi surut diprakirakan berlangsung pada pukul 03.00–05.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB. Informasi ini penting diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, pelabuhan, maupun daerah yang rawan terdampak pasang air laut.

Imbauan untuk Masyarakat dan Pelaku Maritim

Sahat Mauli Pasaribu menegaskan bahwa seluruh pihak yang beraktivitas di perairan Sumatera Barat wajib memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala melalui kanal-kanal resmi yang disediakan BMKG. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama, terutama selama periode gelombang tinggi berlangsung.

“Masyarakat dan para pelaku aktivitas maritim di wilayah perairan Sumatera Barat agar senantiasa memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut. Potensi gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Timur dan Barat Pagai pada 8 hingga 9 Juni 2026, sehingga kewaspadaan penuh sangat diperlukan demi keselamatan jiwa,” tegas Sahat.

Masyarakat dapat mengakses prakiraan cuaca maritim terkini secara daring melalui laman resmi BMKG di https://maritim.bmkg.go.id. Pembaruan informasi cuaca secara rutin sangat dianjurkan sebelum memulai aktivitas pelayaran maupun kegiatan lain di kawasan perairan. (*)