Kabarito.id – Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit mobil dump truk terjadi di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, tepatnya di Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Insiden yang berlangsung pada Jumat pagi (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB ini mengakibatkan muatan material truk berhamburan hingga merusak empat bangunan milik warga di tepi jalan.
Kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan dump truk dengan nomor polisi BM 9238 JU. Truk tersebut dikemudikan oleh Fharel Hariadi (23), seorang sopir yang tercatat berdomisili di Pincuran Tujuah, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.
Peristiwa bermula saat truk melaju dari arah Bukittinggi menuju Payakumbuh. Ketika melintas di dekat kawasan IPDN Baso, kendaraan mendadak hilang kendali. Kondisi tersebut membuat armada angkutan ini goyang lalu terguling di atas badan jalan, memicu tumpahnya seluruh bahan material yang berada di atas bak truk.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rachman, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam,” ujar AKP M. Irsyad saat dikonfirmasi pada Jumat pagi.
Menurut penjelasan AKP M. Irsyad, hempasan material dari kendaraan yang terbalik itu langsung mengenai sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Setidaknya ada empat bangunan warga yang dilaporkan mengalami dampak kerusakan fisik akibat insiden tersebut.
“Mobil dump truk yang dikemudikan oleh Fharel Hariadi lepas kendali dan terbalik, akibat dari kejadian tersebut bahan material yang berada di atas mobil tersebut tumpah dan mengenai empat buah rumah warga,” kata AKP M. Irsyad memaparkan kronologi kejadian.
Pihak kepolisian telah merinci data kerusakan pada keempat bangunan terdampak. Rumah milik Faiza Husni mengalami kerusakan berupa pecahnya kaca belakang sebelah kanan pada mobil pribadinya akibat terkena lentingan material, serta kerusakan pada rolling pintu rumah. Sementara itu, warung sekaligus rumah milik Sunarto S mengalami kerusakan pada bagian rolling pintu, palung tempat berjualan, beserta sejumlah isi warung yang rusak ringan.
Dua bangunan lainnya yang mengalami kerusakan ringan pada bagian rolling pintu adalah warung milik Nanda Sri Hartati dan rumah/warung milik Nicky Herian Utami. Pada bangunan milik Nicky, hantaman material juga merusak dinding tembok di area teras warung. “Keempat rumah warga tersebut mengalami rusak ringan akibat terkena tumpahan material dari truk yang terbalik,” ucap Kasatlantas Polresta Bukittinggi tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendataan di lapangan, armada dump truk yang terguling mengalami kerusakan dengan kategori berat. Kendati demikian, Satlantas Polresta Bukittinggi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, baik dari pihak pengemudi maupun warga setempat.
“Dalam kejadian ini nihil korban jiwa maupun luka-luka, seluruh kerugian yang timbul berupa kerugian materil dengan total taksiran mencapai Rp30 juta,” tutur AKP M. Irsyad.
Hingga saat ini, proses penanganan perkara dan pendataan lebih lanjut terkait kecelakaan tunggal ini masih terus berjalan di bawah penanganan personel Satlantas Polresta Bukittinggi. (*)









