Kabarito.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang memperketat pengawasan lingkungan pemasyarakatan melalui razia gabungan dan pemeriksaan tes urine, Senin malam (21/9/2026). Langkah ini diambil bersama Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai strategi deteksi dini untuk cegah gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di dalam rutan.
Dalam pelaksanaan penertiban tersebut, Rutan Padang melibatkan personel gabungan yang terdiri atas unsur Kepolisian Resor (Polres), Korps BRIMOB, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), serta Komando Distrik Militer (Kodim). Tim gabungan langsung melakukan penyisiran serta pemeriksaan ke sejumlah titik di area rutan.
Dari hasil pemeriksaan menyeluruh di berbagai titik lokasi, petugas tidak menemukan adanya keberadaan barang-barang terlarang. Fasilitas rutan bersih dari telepon seluler ilegal, obat-obatan terlarang atau narkoba, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi memicu potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Di samping penyisiran fisik, tim medis bersama pengawas juga menyelenggarakan tes urine secara acak. Pemeriksaan ini melibatkan 30 warga binaan dan 20 petugas rutan. Berdasarkan hasil pengujian di lokasi, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif dari kandungan zat narkotika.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan agenda ini merupakan bagian integral dari tindakan pencegahan rutin demi menjaga stabilitas serta kondusivitas lembaga pemasyarakatan.
“Penggeledahan ini merupakan salah satu langkah deteksi dini yang kami lakukan untuk memastikan lingkungan Rutan tetap aman dan tertib. Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan pada seluruh area, tidak ditemukan barang terlarang,” kata Mai Yudiansyah dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Mai Yudiansyah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran APH yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan razia penertiban tersebut. Menurutnya, kepatuhan dan keterlibatan lintas instansi menjadi kunci utama terciptanya tata kelola pemasyarakatan yang bersih.
“Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Padang,” tutur Mai Yudiansyah menambahkan.
Melalui komitmen dan kolaborasi berkelanjutan bersama para aparat penegak hukum, Rutan Kelas IIB Padang berupaya terus memperkuat sistem pengamanan internal guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang selalu aman, tertib, serta kondusif. (*)









