Kabarito.id – Dua unit truk terlibat tabrakan di Jalur Padang-Solok, tepatnya di kawasan Panorama II, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (16/5/2026) sore.
Insiden yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB ini mengakibatkan dua orang pengemudi mengalami cedera ringan, sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.
Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, menerangkan kronologi kejadian bermula ketika truk Isuzu box bernomor polisi W 8690 UV melintasi ruas jalan dari Solok menuju Padang. Saat memasuki jalur menurun di Panorama II, sistem pengereman kendaraan tersebut tiba-tiba mengalami kegagalan fungsi.
“Pengemudi kehilangan kemampuan mengendalikan kendaraan karena rem mengalami kegagalan teknis saat berada di jalur turunan,” terang AKP Wildan, Sabtu malam.
Kehilangan kontrol membuat truk pengangkut barang tersebut menghantam truk Isuzu bak berplat nomor B 9342 KYT yang sedang bergerak dari arah berlawanan. Tumbukan keras antara dua kendaraan bertonase besar itu membuat keduanya terlempar ke luar badan jalan dan mengalami kerusakan parah.
Pengemudi truk box ME (50), yang berdomisili di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, bersama pengemudi truk bak K (37) dari Desa Kerso, Jepara, Jawa Tengah, segera mendapat pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang Hospital (SPH) untuk penanganan medis. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kedua korban menderita luka-luka ringan.
Situasi di lokasi kejadian pada saat insiden terjadi terbilang normal. Kondisi jalan beraspal beton dalam keadaan baik dilengkapi dengan tikungan dan rambu-rambu lalu lintas yang memadai. Volume kendaraan yang melintas relatif sedikit, ditambah penerangan jalan yang berfungsi optimal.
Personel dari Polsek Lubuk Kilangan langsung bergerak ke tempat kejadian untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah langkah penyelidikan dilakukan, mulai dari pencatatan keterangan saksi mata, pengukuran area kejadian, pembuatan sketsa lokasi, hingga pengamanan sejumlah barang bukti yang ditemukan.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kegagalan sistem pengereman pada truk box. Perhitungan nilai kerugian material akibat kecelakaan ini juga masih dalam proses oleh pihak berwenang.
Kejadian ini menjadi pengingat krusial akan pentingnya perawatan berkala terhadap kondisi kendaraan, khususnya sistem rem, bagi para pengemudi kendaraan berat yang melintasi rute dengan karakteristik jalan menurun seperti kawasan Panorama di jalur Padang-Solok. (*)













