Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya guna mengantisipasi risiko keselamatan pelayaran. Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat untuk memperhatikan potensi perubahan cuaca yang fluktuatif selama periode 7 Mei hingga 10 Mei 2026.
Peringatan Hujan Petir dan Gelombang Tinggi (7-8 Mei 2026)
Berdasarkan data yang dirilis, periode 7 Mei pukul 07.00 WIB hingga 8 Mei pukul 06.00 WIB menunjukkan kondisi cuaca yang cukup ekstrem. Wilayah perairan Agam – Pasaman Barat, Pesisir Selatan, serta kawasan Kepulauan Mentawai seperti Timur Sipora, Timur Pagai, dan Barat Pagai berpotensi dilanda hujan petir dengan tutupan awan tebal.
Sementara itu, hujan ringan diprediksi membasahi perairan Padang – Padang Pariaman, serta wilayah Siberut. Angin terpantau bertiup dari arah Tenggara menuju Timur dengan kecepatan 2 hingga 9 knots.
“Masyarakat perlu mewaspadai potensi tinggi gelombang yang mencapai 2,5 meter di hampir seluruh perairan Sumatera Barat, termasuk wilayah Agam hingga Mentawai,” ungkap Sahat dalam keterangannya.
Tren Cuaca dan Pergerakan Angin (8-10 Mei 2026)
Memasuki periode 8 Mei hingga 9 Mei 2026, intensitas cuaca mulai sedikit mereda dari hujan petir menjadi berawan tebal hingga hujan ringan, khususnya di perairan Timur dan Barat Pagai. Angin diprediksi masih konsisten bertiup dari arah Timur ke Tenggara dengan kecepatan maksimum 8 knots.
Namun, pada periode 9 Mei hingga 10 Mei 2026, arah angin dilaporkan mengalami pergeseran menjadi dari Barat Laut menuju Barat Daya dengan kecepatan lebih rendah, yakni 2 hingga 5 knots. Meski kecepatan angin menurun, potensi tinggi gelombang hingga 2,5 meter tetap membayangi wilayah Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.
Prediksi Pasang Surut Air Laut
BMKG Maritim Teluk Bayur juga menyampaikan prediksi pasang surut untuk 7 Mei 2026. Air laut diprediksi mengalami pasang pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sementara waktu surut diperkirakan terjadi pada pukul 15.00-16.00 WIB dan 01.00-04.00 WIB.
BMKG Maritim Teluk Bayur menekankan pentingnya bagi nelayan dan operator jasa transportasi laut untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi di laman maritim.bmkg.go.id. Langkah mitigasi dini sangat diperlukan untuk memastikan seluruh aktivitas di laut tetap aman dan nyaman di tengah kondisi cuaca yang fluktuatif. (*)












