Kabarito.id – Sebanyak 61 calon jamaah haji KBIHU Masjid Nurus Sakinah, Padang, mendapat bekal pengetahuan tentang keselamatan penerbangan sebelum bertolak ke Tanah Suci. Pembekalan ini bertujuan agar perjalanan ibadah berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Kegiatan bertema “Menjemput Tamu Allah dengan Tenang dan Nyaman” itu digelar pada Minggu (25/10/2026) pukul 13.30–15.30 WIB. Lokasinya di ruang manasik lantai II KBIHU Masjid Nurus Sakinah, Jalan Palangkaraya Nomor 1, Ulak Karang Selatan, Padang. Materi disampaikan oleh Dr. HM Herry Zulman, M.Sc., SE., Akt.
Herry memiliki pengalaman 34 tahun sebagai aparatur sipil negara (ASN) di sektor transportasi udara Sumatera Barat. Dalam pembekalan itu, ia menguraikan berbagai aspek penting penerbangan, mulai dari aturan barang bawaan, obat-obatan dan cairan di dalam kabin, penggunaan power bank, hingga pemakaian fasilitas keselamatan dan toilet selama penerbangan jarak jauh.
“Banyak calon jamaah belum mengetahui hal-hal yang tampak sepele, padahal menyangkut keselamatan. Karena itu, aturan penerbangan perlu dipahami sebelum hari keberangkatan,” kata Herry.
Materi disampaikan melalui paparan dan pembagian bahan tertulis, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Aturan membawa power bank menjadi salah satu topik yang paling menarik perhatian peserta.
Pemahaman prosedur keselamatan dinilai penting karena perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Jeddah atau Madinah dapat memakan waktu sekitar 9–10 jam. Durasi tersebut terutama menuntut kesiapan jamaah lanjut usia.
“Penerbangan yang panjang membutuhkan persiapan. Jamaah, terutama yang lanjut usia, perlu tahu apa yang boleh dan tidak boleh dibawa, serta bagaimana menggunakan fasilitas di pesawat,” ujar Herry.
Pengalaman Herry dalam penyelenggaraan penerbangan haji turut memperkaya pembekalan tersebut. Ia tercatat sebagai salah satu penggagas Embarkasi Haji Padang pada 2006 dan pernah terlibat dalam koordinasi penerbangan haji.
Sosialisasi keselamatan penerbangan bagi calon jamaah haji ini telah berlangsung sejak 2002. Kegiatan tersebut direncanakan digelar dua kali setahun, dan pertemuan berikutnya dijadwalkan pada 5 Januari 2027.
Hadir dalam kegiatan itu pengurus KBIHU Masjid Nurus Sakinah, yakni H. Adrianto, S.H., M.S., bersama H. Ramli Putra dan H. Syahroni.
Melalui pembekalan ini, calon jamaah diharapkan tidak hanya menyiapkan ibadah dan kesehatan, tetapi juga memahami aturan penerbangan yang akan dijalani selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Di akhir pemaparannya, Herry mengingatkan bahwa berhaji adalah perjalanan ibadah sebagai tamu Allah. Karena itu, kesiapan fisik dan mental perlu dijaga, kewajiban dilunasi sesuai kemampuan, dan hubungan dengan sesama diperbaiki sebelum berangkat.
“Kita berangkat sebagai tamu Allah. Siapkan fisik dan mental, tunaikan kewajiban sesuai kemampuan, dan perbaiki hubungan dengan sesama sebelum berangkat ke Tanah Suci,” tuturnya. (*)








