Kabarito.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan data terbaru mengenai dinamika atmosfer di wilayah perairan barat Indonesia. Otoritas cuaca tersebut meminta masyarakat dan pelaku aktivitas kelautan untuk mencermati fluktuasi cuaca yang diperkirakan terjadi selama beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu mengatakan, rilis resmi ini bertujuan untuk memberikan panduan keselamatan bagi para nelayan, operator kapal, hingga masyarakat pesisir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan cek disini terkait prakiraan gelombang, kondisi cuaca, kondisi angin, serta prediksi pasang surut sebelum melakukan aktivitas di laut. Langkah ini penting guna memastikan seluruh kegiatan maritim dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Sahat dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2026).
Berdasarkan analisis data yang dihimpun, berikut adalah rincian lengkap Prakiraan Cuaca Maritim Sumatera Barat untuk periode 16 Juni 2026 hingga 19 Juni 2026:
Prakiraan Kondisi Cuaca dan Gelombang Harian
Periode 16 Juni 2026 (07.00 WIB) – 17 Juni 2026 (06.00 WIB)
Secara umum, langit di atas perairan Sumatera Barat diprediksi berada pada rentang cerah berawan hingga berpotensi mengalami hujan petir. Wilayah perairan Timur Siberut menjadi kawasan yang perlu mewaspadai potensi sambaran kilat tersebut.
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan membasahi sejumlah titik, meliputi perairan Agam – Pasaman Barat, Padang – Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, serta Barat Pagai. Pergerakan udara atau kondisi angin terpantau berembus dari arah Barat menuju Barat dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 8 Knots. Untuk prakiraan gelombang, kategorinya berada pada level rendah hingga sedang, namun potensi tinggi gelombang dapat mencapai 2,5 meter di area perairan Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Periode 17 Juni 2026 (07.00 WIB) – 18 Juni 2026 (06.00 WIB)
Memasuki hari kedua, karakteristik cuaca bergeser menjadi berawan hingga hujan petir. Area yang memiliki potensi hujan petir meluas ke wilayah perairan Timur Siberut dan Timur Sipora. Hujan ringan masih berpeluang turun di kawasan perairan Agam – Pasaman Barat, Padang – Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Barat Siberut, serta Barat Pagai.
Arah kondisi angin bergeser dari Barat menuju Timur Laut dengan kecepatan yang relatif lebih rendah, yakni 1 hingga 5 Knots. Meski demikian, ancaman gelombang laut berkategori rendah hingga sedang tetap bertahan. Tinggi gelombang yang menyentuh angka 2,5 meter diprediksi berpeluang terjadi di jalur perairan Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Periode 18 Juni 2026 (07.00 WIB) – 19 Juni 2026 (06.00 WIB)
Pada paruh akhir periode prakiraan, cuaca diproyeksikan kembali bervariasi dari cerah berawan hingga hujan petir. Titik kerawanan hujan petir pada periode ini mencakup area yang cukup luas, mulai dari perairan Agam – Pasaman Barat, Padang – Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Barat Siberut, hingga Barat Sipora. Adapun wilayah perairan Timur Pagai dan Barat Pagai diprediksi hanya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Sirkulasi udara pada periode ini dipicu oleh kondisi angin yang bergerak dari Barat Laut menuju Timur Laut dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 8 Knots. Pola prakiraan gelombang masih konsisten pada skala rendah hingga sedang, dengan kewaspadaan khusus pada tinggi gelombang mencapai 2,5 meter yang berpotensi melanda perairan Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, serta Barat Pagai.
Prediksi Pasang Surut Air Laut (16 Juni 2026)
Selain kondisi langit dan gelombang, BMKG Maritim Teluk Bayur juga memaparkan prediksi pasang surut air laut khusus untuk tanggal 16 Juni 2026 sebagai acuan bagi masyarakat pesisir:
Waktu Pasang: Terjadi pada dua fase waktu, yakni sore hingga malam hari pada pukul 18:00 – 21:00 WIB, serta pagi hari pada pukul 05:00 – 09:00 WIB.
Waktu Surut: Diperkirakan berlangsung pada siang hari pukul 12:00 – 15:00 WIB, serta dini hari pada pukul 00:00 – 02:00 WIB.
Guna menjaga keselamatan bersama, BMKG mengingatkan publik agar terus memantau pembaruan data cuaca secara berkala. Informasi valid dan konfirmasi lebih lanjut mengenai situasi meteorologi laut ini dapat diakses secara langsung dengan mengunjungi situs resmi penyedia data di hlm https://maritim.bmkg.go.id. (*)












