HeadlineSumbar

Mobil Masuk Jurang di Jalur Padang-Bukittinggi, Pasutri Luka-luka dan Bayi 4 Bulan Meninggal

×

Mobil Masuk Jurang di Jalur Padang-Bukittinggi, Pasutri Luka-luka dan Bayi 4 Bulan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan di jalan umum Padang-Bukittinggi melibatkan mobil Ayla masuk jurang 50 meter, Rabu pagi (1/7/2026). Pasutri luka-luka dan seorang bayi tewas dalam kejadian maut ini. (Dok: Satlantas Padang Pariaman)

Kabarito.id – Satu unit minibus Daihatsu Ayla yang mengangkut satu keluarga terperosok ke dalam jurang sedalam kurang lebih 50 meter di Jalur Padang–Bukittinggi, tepatnya di kawasan Malibo Anai, Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu pagi (1/7/2026).

Peristiwa tragis yang berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB ini mengakibatkan seorang bayi laki-laki berusia empat bulan meninggal dunia, sementara kedua orang tuanya mengalami luka-luka.

Kecelakaan bermula saat kendaraan bernomor polisi BD 1085 CE tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Ketika melintasi lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.

“Kejadian berawal ketika mobil Daihatsu Ayla BD 1085 CE datang dari arah Bukittinggi menuju arah Padang dalam kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut hilang kendali ke arah kiri jalan sehingga terjadi kecelakaan,” kata Kanit Lakalantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin Zachky.

Akibat kehilangan kontrol, mobil berwarna merah tersebut keluar dari bahu jalan dan terjun bebas ke dalam jurang yang berada di sisi jalan raya. Benturan keras membuat kondisi fisik kendaraan ringsek parah, terutama pada bagian depan yang penyok serta kaca utama yang pecah total. Pihak berwenang menaksir kerugian materil akibat kerusakan armada ini mencapai Rp10 juta.

Baca  Railing Jembatan Rusak Dihantam Kendaraan di Lima Puluh Kota Diperbaiki, Iptu Aria Ashari Turun Langsung ke Lapangan

Sesaat setelah kejadian, seluruh korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Kayu Tanam untuk mendapatkan pertolongan pertama. Guna penanganan medis yang lebih intensif, para korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman.

Berdasarkan data resmi dari pihak kepolisian, identitas pengemudi mobil tersebut adalah Muhammad Saputra (27), seorang sopir yang berdomisili di Jalan Bhayangkara Nomor 23, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Korban dilaporkan mengalami luka lecet di area tangan serta patah tulang pada kaki bagian kanan.

Istrinya, Nurfadilla Agustina (26), yang merupakan seorang ibu rumah tangga dengan alamat yang sama, mengalami luka robek di wajah dan patah tulang kaki kanan akibat benturan di dalam kabin.

Baca  Udara Padang Memburuk akibat Kabut Asap, Kebutuhan Masker dan Obat Flu Melonjak Tajam

Sementara itu, sang anak yang masih berusia empat bulan, Azka Diltra Pratama, menderita luka lecet di kepala serta memar pada leher. Nyawa bayi malang tersebut tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Padang Pariaman. Berdasarkan laporan akhir, kepolisian mengategorikan kondisi pasutri tersebut ke dalam luka ringan, dan tidak ada korban luka berat lain dalam kejadian ini.

Hingga saat ini, Satlantas Polres Padang Pariaman masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti di balik hilangnya kendali kendaraan tersebut.

Kawasan Malibo Anai di jalur Padang–Bukittinggi memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas. Karakteristik jalannya yang memiliki banyak tikungan tajam, kontur berkelok, serta bersebelahan langsung dengan jurang menuntut kewaspadaan tinggi. Para pengguna jalan diimbau untuk selalu menjaga laju kecepatan dan memastikan kondisi fisik maupun kendaraan prima saat melintasi jalur turunan dan tanjakan ekstrem tersebut. (*)